Situ Gintung (2): Separuh bantuan berupa material bahan bangunan

 

Berbekal dana kemanusiaan dari Keluarga Besar Sekolah Islam Al Syukro sebesar Rp 13.328.000 (Tiga Belas Juta Tiga Ratus Dua Puluh Delapan Ribu Rupiah), Paguyuban Radio Amatir ‘Dua Meteran’ Frekwensi 14.770.0 MHz atau ’Tutuko’, mengawali kerja keras penyaluran langsung kepada para korban dengan melakukan survey lapangan terlebih dahulu.

TUTUKO serahkan bantuan AL SYUKRO langsung ke Pak RT Joko.

TUTUKO serahkan bantuan AL SYUKRO langsung ke Pak RT Joko di lokasi bencana. (Kiri ke kanan: Edi, Joko, Baron, 'Super' Ela, Pungki, Sari, Babeh Opung, Alex)

Survey ini kami laksanakan di sejumlah titik lokasi bencana. Hasilnya? Ada sebanyak enam kepala keluarga (KK) di RT 003 RW 08 Kelurahan Cireundeu, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan yang memiliki tanah hak milik sendiri, dan tengah mengharapkan uluran tangan para donatur berupa material bahan–bahan bangunan, termasuk mencoba untuk merealisasikan harapan mereka yang berkeinginan membangun sebuah sarana toilet umum di lingkungan RT tersebut,” ujar Ketua Umum Paguyuban ’Tutuko’, Paryono.

Berbekal hasil survey dan koordinasi dengan Ketua RT yang bersangkutan, kata Paryono, pihaknya langsung berinisiatif untuk membeli material bahan-bahan bangunan. ”Keputusan pembelian material bahan-bahan bangunan ini sudah kami koordinasikan pula dengan Ketua RT setempat,” ujarnya.

Pembelian material bahan-bahan bangunan dilakukan pada Jum’at, 10 April 2009 di Toko Besi ’Bintang Mas Jaya’, Jl Cireundeu No. 5, Ciputat, dan menghabiskan dana sebesar Rp 6.390.000,- (Enam Juta Tiga Ratus Sembilan Puluh Ribu Rupiah).

AKSI SOSIAL TUTUKO. (Kiri ke kanan: Ela, Alex, Babeh Opung, Abang Fari, Sari, Nana, Little Ariel, Baron)

AKSI SOSIAL TUTUKO. (Kiri ke kanan: Ela, Alex, Babeh Opung, Abang Fari, Sari, Nana, Little Ariel, Baron)

Rinciannya adalah, sebagai berikut: sebanyak 40 lembar triplek (Rp 2.000.000), 5 ikat kayu kaso (Rp 900.000), 30 kantong semen (Rp 1.560.000), 30 asbes (Rp 1.080.000), 1 bak mobil Kijang pasir (Rp 350.000), 1 kloset (Rp 80.000), 400 bata (Rp 120.000), 1 pintu PVC (Rp 220.000), 1 kg paku triplek (Rp 20.000), dan 4 kg paku 5-7 cm (Rp 60.000).

Penyerahan material bahan-bahan bangunan ini diterima langsung oleh Ketua RT 003 RW 08 Kelurahan Cireundeu yakni Joko Sugiyarto. ”Terima kasih banyak atas bantuan material bahan bangunan dari Sekolah Islam Al Syukro yang telah disampaikan oleh Paguyuban ’Tutuko’. Semoga Allah SWT membalas kebaikan hati para dermawan, dengan berlipat ganda,” ujar Joko yang mengenakan kaos hitam dan di pundaknya terlilit handuk kecil warna hijau muda.

Satu korban meninggal di RT 003/08

”Hanya satu orang korban yang meninggal dunia dari lingkungan RT 003. Yaitu, Ibu Sarinah yang kondisinya tengah hamil enam bulan. Jasad Ibu Sarinah ditemukan sekitar 400 meter dari lokasi rumahnya,” jelas Joko yang bersyukur telah sigap menginstruksikan warganya untuk mengungsi ke dataran yang lebih tinggi sejak memasuki dini hari, antara pukul 02.00 hingga 03.00 wib. ”Karena memang sejak jam 02.00 wib itulah, air Situ Gintung yang biasa mengalir berwarna hijau, semakin berubah warna menjadi hitam pekat, dan air yang mengalir melintasi lingkungan kami ini pun telah dipenuhi atau bercampur pula dengan lumpur”.

Akhirnya, kata Joko, dua jam sebelum tanggul Situ Gintung benar-benar jebol pada sekitar Jum’at Subuh, 27 Maret 2009, seluruh warga RT-nya sudah lebih dulu diperintahkan untuk naik ke lokasi yang lebih tinggi. ”Tapi, entah kenapa, keluarga Ibu Sarinah yang naas itu tidak meninggalkan rumah dan ikut naik ke lokasi yang lebih tinggi. Inilah takdir Allah SWT. Kini, suami dari almarhumah Ibu Sarinah pun telah dikirim ke daerah asalnya di Pemalang, Jawa Tengah untuk perawatan medis lebih lanjut,” terang Joko.

TUTUKO langsung ke Posko RT 003 RW 08 Cireundeu.

TUTUKO langsung ke Posko RT 003 RW 08 Cireundeu.

Lokasi RT 003 RW 08 Desa Cireundeu sendiri, berada agak masuk ke dalam dari sisi Jl Ciputat Raya, atau di dekat Mushola Syuhada, di tengah-tengah area antara pasar swalayan ’Giant’ dengan akses Jl Kampung Gunung.

”Keseluruhan warga RT kami berjumlah 38 Kepala Keluarga (KK),” terang Joko yang menyatakan siap (bersama seluruh warganya) untuk segera membangun satu unit sarana toilet umum, pasca serah terima bantuan kemanusiaan berupa material bahan-bahan bangunan dari Keluarga Besar Sekolah Islam Al Syukro, yang telah ditunaikan pada Sabtu, 11 April 2009 ini.

“Terima kasih atas wujud empati Sekolah Islam Al Syukro dan Paguyuban 770 TUTUKO kepada para korban bencana Situ Gintung. Semoga bernilai ibadah,” kata Joko dengan logat Bahasa Jawa-nya yang kental. —-   (bang adjie djamal/JZ 30 TFJ)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: