Situ Gintung (1): Al Syukro Salurkan Bantuan via PAGUYUBAN 770 TUTUKO

DENGAN penuh semangat yang dilandasi niat tulus ikhlas lillahi ta’ala, Paguyuban Radio Amatir ’Dua Meteran’ Frekwensi 14.770.0 MHz (atau biasa disebut ’Tutuko’ kepanjangan dari Tujuh Tujuh Kosong), pada Sabtu, 11 April 2009, telah menyampaikan amanat—berupa bantuan kemanusiaan menyusul jebolnya tanggul Situ Gintung—dari Keluarga Besar Sekolah Islam Al Syukro yang beralamat di Jl Otista Raya Gg H Maung No.30, Ciputat, Tangerang Selatang untuk para korban.

Bukan The Master, tapi The Mandor 'Leo'.

Bukan The Master, tapi The Mandor 'Leo'.

Dipimpin oleh Ketua Umumnya, Paryono (panggilan udara ’Oom Pungki’ – red), bantuan berupa 69 amplop berisi masing-masing Rp 100.000,- dan bahan bangunan sebanyak dua mobil Kijang bak terbuka diserahkan secara langsung kepada para korban, dengan kawalan seorang petugas Babinsa Kamtibmas Kelurahan Cireundeu Polsek Ciputat yaitu Aiptu Suwarto.

Paryono menjelaskan, total dana cash sebesar Rp 6.900.000 ini dibagi-bagi menjadi 69 amplop. ”Sengaja dibuat demikian, agar merata pembagiannya, karena kami akan ke dua lokasi posko yang menampung para korban bencana Situ Gintung,” kata pemilik call sign YD1YOO di ORARI ini.

Rincian dana bantuan ”Rincian bantuan kemanusiaan yang telah kami terima adalah dana cash sebesar Rp 4.800.000,- dari Keluarga Besar Persatuan Orangtua Siswa (POS) SD Islam Al Syukro, yang telah diserahkan oleh Ibu Ika (Ketua POS SD Islam Al Syukro) dan Ibu Fanina (Sie Pendidikan POS SD Islam Al Syuko), tepatnya pada Senin, 30 Maret 2009 lalu. Termasuk, dua karung pakaian layak pakai dan 14 dus mie instan,” ujar Paryono.

Dua pick up penuh material.

Dua pick up penuh material.

Meski demikian, kata Paryono, berdasarkan hasil survey di lapangan ke beberapa posko pengungsi, sumbangan berupa mie instan ternyata jumlahnya sudah banyak dan membludak.

”Alhasil, supaya lebih bermanfaat dan efektif, maka bantuan kemanusiaan berupa 14 dus mie instan kami jual secara spontan. Hasilnya, diperoleh dana sebesar Rp 300.000,-. Sehingga, total dana cash dari POS SD Islam Al Syukro menjadi Rp 4.800.000 ditambah Rp 300.000 menjadi Rp 5.100.000,” tutur Paryono yang juga anggota Kelompok Sadar Kamtibmas (KSK) Polsek Ciputat, Tangerang Selatan dengan call sign ’28-40’ ini.

Ditambah lagi Rp 8.228.000

Selain dana cash dari Keluarga Besar POS SD Islam Al Syukro, kata Paryono, pihak Paguyuban ’Tutuko’ juga telah menerima bantuan kemanusiaan dari civitas Sekolah Dasar (SD) Islam Al Syukro yang penyerahannya diwakilkan oleh Henrizal Saidi S.Th.I selaku Wakil Kepala Sekolah SD Islam Al Syukro Bidang Kurikulum, pada Rabu, 8 April 2009. Jumlah dana cash tersebut sebesar Rp 8.228.000,-

'Si Hitam' juga ikut andil sampai lokasi.

'Si Hitam' juga ikut andil sampai lokasi.

”Pak Henrizal mempercayakan sepenuhnya kepada paguyuban kami, untuk langsung mengkoordinir penyerahan bantuan kemanusiaan ini bagi para korban di lapangan,” jelas Paryono yang juga tercatat sebagai crew Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) dengan call sign JZ-30-TFG ini.

Dengan tambahan dana cash dari Henrizal, ujar Paryono, maka total bantuan dana cash yang diterima pihak Paguyuban ’Tutuko’ dari keluarga besar Sekolah Islam Al Syukro adalah Rp 5.100.000 ditambah Rp 8.228.000 sama dengan Rp 13.328.000.- (Tiga Belas Juta Tiga Ratus Dua Puluh Delapan Ribu Rupiah). —   (bang adjie djamal/JZ 30 TFJ)

KIRIM FOTO KAMU & FOTO KEGIATAN 770 TUTUKO !!! Segera e-mail ke:   al_fayed71@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: